FORUM JUANG ONONIHA (FJO) SUKSES GELAR SEMINAR NASIONAL LINTAS PEMUDA KEPULAUAN NIAS DI JAKARTA

Sebar Info Ini

Jakarta, sinardetektif.com,-  Forum Juang Ono Niha (FJO) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Lintas Pemuda Kepulauan Nias se-DKI Jakarta dan sekitarnya sebagai bagian dari upaya memperkuat dukungan terhadap percepatan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias sekaligus mempererat persatuan pemuda Ono Niha di perantauan.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Gedung AB, Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur, tersebut menghadirkan berbagai tokoh nasional, akademisi, dan tokoh pemuda Kepulauan Nias yang selama ini aktif memperjuangkan aspirasi pembentukan Provinsi Kepulauan Nias.

Seminar menghadirkan Firman Jaya Daeli, S.H., M.H. sebagai Keynote Speaker, serta sejumlah narasumber yaitu Dr. Saroziduhu Zebua, M.M. yang mewakili Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPPPKN), Drs. Idealisman Dachi, dan Desmen R.E. Hia, S.H., M.H. yang mewakili unsur tokoh pemuda Nias. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Juli E. Restu War serta berbagai tokoh pemuda dan mahasiswa Kepulauan Nias yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya.

Seminar diselenggarakan oleh Forum Juang Ono Niha (FJO) yang dipimpin oleh April Daeli, dengan Emon Wirawan Harefa sebagai Ketua Panitia Pelaksana.

Dalam keynote speech-nya, Firman Jaya Daeli, S.H., M.H. menegaskan bahwa Kepulauan Nias sudah layak mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat melalui pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Menurutnya, berbagai persyaratan yang diperlukan telah dipenuhi sejak lama dan perjuangan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah strategis yang berada di kawasan Samudera Hindia.

“Jika daerah lain dapat memperoleh kesempatan menjadi daerah otonomi baru, maka Kepulauan Nias juga memiliki hak yang sama untuk memperoleh perhatian negara demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Firman Jaya Daeli.

Sementara itu, Dr. Saroziduhu Zebua, M.M. mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda Ono Niha, untuk terus membangun dukungan kolektif dalam mewujudkan Provinsi Kepulauan Nias. Ia menilai bahwa perjuangan tersebut memerlukan konsolidasi dan kesatuan sikap dari seluruh komponen masyarakat.

“Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias merupakan agenda besar yang harus ditempatkan di atas berbagai kepentingan lainnya. Dukungan masyarakat dan pemuda sangat dibutuhkan untuk memperkuat aspirasi ini,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Drs. Idealisman Dachi menegaskan pentingnya konsistensi gerakan bersama antara masyarakat, pemerintah, tokoh daerah, dan generasi muda untuk terus mengawal perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias.

“Perjuangan ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan bagian dari hak masyarakat Kepulauan Nias untuk memperoleh pemerataan pembangunan. Karena itu, persatuan dan konsistensi harus terus dijaga,” katanya.

Desmen R.E. Hia, S.H., M.H. juga menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan pemuda dalam memperjuangkan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Ia mengajak seluruh tokoh Ono Niha untuk meninggalkan perbedaan dan membangun langkah bersama demi terwujudnya cita-cita tersebut.

“Kita membutuhkan persatuan seluruh elemen masyarakat. Pemuda harus menjadi motor penggerak yang mampu mengonsolidasikan kekuatan masyarakat dalam menyuarakan aspirasi pembentukan Provinsi Kepulauan Nias,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, tokoh pemuda Kepulauan Nias, Juli E. Restu War, menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias telah memiliki landasan yang kuat baik dari aspek aspirasi masyarakat maupun dukungan kelembagaan.

“Secara aspiratif dan administratif, perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias telah berjalan panjang. Kini tugas seluruh elemen masyarakat, pemuda, dan pemerintah daerah adalah terus mengawal serta memperjuangkan percepatan pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat,” tegasnya.

Ketua Forum Juang Ono Niha (FJO), April Daeli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, peserta, tokoh masyarakat, dan pemuda yang telah berpartisipasi dalam seminar nasional tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen generasi muda Ono Niha untuk menjaga persatuan dan memperkuat konsolidasi perjuangan. Kami berharap seminar ini menjadi momentum lahirnya gerakan kolektif yang lebih kuat dalam mendukung percepatan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias,” ujar April Daeli.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Emon Wirawan Harefa, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan seminar nasional tersebut.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat persatuan dan kepedulian terhadap masa depan Kepulauan Nias terus tumbuh di kalangan generasi muda. Kami berharap hasil seminar ini dapat menjadi energi baru dalam memperjuangkan kemajuan Kepulauan Nias,” ungkap Emon Wirawan Harefa.

Seminar Nasional Forum Juang Ono Niha (FJO) ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi, persatuan, dan gerakan kolektif dalam mendukung percepatan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang lebih merata, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kepulauan Nias.

#ProvinsiKepulauanNias

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *