Sinardetektif.com PONTIANAK — 29/08/2026 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kota Pontianak mengeluarkan seruan tegas untuk menjaga kerukunan, saling menghormati, dan menjaga kedamaian di seluruh wilayah Kalimantan Barat di tengah keberagaman yang ada.
Ketua DPD BPM Kota Pontianak, Agus Chanigia, menyampaikan imbauan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi keamanan dan keharmonisan masyarakat. Menurutnya, persatuan dan kerukunan merupakan modal paling berharga untuk menjaga Kalimantan Barat tetap aman, nyaman, dan kondusif.
“Kita boleh berbeda suku, agama, budaya maupun pandangan, tetapi kita tetap satu sebagai masyarakat Kalimantan Barat. Mari saling menghormati dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” tegas Agus.
Agus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin, melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan kekerasan atau perselisihan. Ia juga mengingatkan pemuda agar tidak menjadi penyebar informasi yang dapat memicu keresahan maupun perpecahan.
“Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Justru perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun Kalimantan Barat bersama-sama.”
Seruan ini pun menggarisbawahi pesan persatuan lintas etnis — Melayu, Dayak, Bugis, Madura, Jawa, Tionghoa, Padang, hingga Batak — yang semuanya berdiri bersatu.
“Mari kita jaga Kalimantan Barat bersama. Saling menghormati, saling menjaga, dan jangan mudah diadu domba. Kedamaian adalah tanggung jawab kita semua,” ungkap Agus.
DPD BPM Kota Pontianak berharap pesan ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, hidup berdampingan secara harmonis, dan mewujudkan Kalimantan Barat yang damai, aman, dan sejahtera.
Editor (D)
