Warga Desak Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Agar Jalan Menuju Desa Aek Bontar Dapat di Perbaiki. Juga Pasilitas Pendidikan

Sebar Info Ini

Aek BontarSumatera Utarasinardetektif.com – Tapanuli Tengah – Dua puluh lima Kepala Keluarga (KK) warga Desa Aek Bontar, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, menyampaikan permohonan mendesak dan penuh harap kepada Bapak Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, serta kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Inti permohonan mereka adalah agar warga diberikan bantuan dan kebijakan untuk dipindahkan atau direlokasi ke tempat yang lebih layak dan aman.

Alasan utama permintaan ini bukan tanpa dasar. Warga menyatakan bahwa jalan menuju ke Desa Aek Bontar hingga hari ini belum diperbaiki dan belum terealisasi pembagusannya. Kondisi jalan yang buruk ini menyulitkan segala aktivitas kehidupan sehari-hari. Namun yang paling membuat hati orang tua cemas dan berat adalah masa depan pendidikan anak-anak mereka.

Selama ini, anak-anak warga yang bersekolah mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA mengalami kesulitan besar dan terhalang dalam menempuh pendidikan. Melalui jalan yang rusak dan sulit dilalui tersebut, keamanan serta kenyamanan anak-anak sekolah tidak terjamin. Orang tua tidak sanggup lagi membiarkan anak-anak mereka setiap hari menempuh perjalanan penuh rintangan hanya untuk mendapatkan ilmu.

“Jika kami tetap bertahan tinggal di Desa Aek Bontar dengan kondisi jalan yang seperti ini, nasib pendidikan anak-anak kami terancam. Mereka akan terus tertinggal dan sulit maju. Jalan menuju desa kami belum juga dibaguskan,” ungkap perwakilan dari 25 Kepala Keluarga tersebut dengan penuh harap.

Karena itulah, demi keselamatan jiwa dan terutama demi masa depan pendidikan anak-anak, 25 KK warga Desa Aek Bontar dengan rendah hati namun tegas memohon kepada Bapak Bupati Masinton Pasaribu dan Bapak Presiden Prabowo Subianto:

“Mohon kami dipertimbangkan untuk direlokasi ke tempat yang lebih baik, aman, dan akses jalannya mudah. Kami ingin anak-anak kami bisa bersekolah dengan tenang, selamat, dan tidak terhalang lagi.”

Warga berharap permohonan ini didengar dan ditindaklanjuti secepatnya. Bagi mereka, relokasi bukan sekadar pindah rumah, melainkan menyelamatkan masa depan generasi penerus di Desa Aek Bontar. Warga percaya bahwa Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Pusat pasti memiliki kebijakan dan kebaikan untuk memperhatikan nasib rakyat kecil yang sedang dalam kesulitan.

Semoga Bapak Bupati dan Bapak Presiden segera memberikan jawaban serta solusi terbaik bagi ke-25 Kepala Keluarga yang sedang berharap ini. Ukap Aminuddin mendofa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *