Pekanbaru – SinarDetektif.Com -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan keterampilan di bidang pertukangan mebel. Program ini menjadi salah satu upaya membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup setelah selesai menjalani masa pidana. Rabu (08/07/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan secara aktif mengikuti proses pembuatan berbagai produk mebel, di antaranya meja rapat, lemari, dan berbagai perabot lainnya. Seluruh proses pengerjaan dilakukan di bawah pengawasan petugas serta dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja dan kualitas hasil produksi.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari pelaksanaan fungsi pemasyarakatan.
Melalui program ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga dibentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta etos kerja yang baik.
“Pembinaan kemandirian ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi warga binaan untuk memiliki keahlian yang bernilai ekonomi sehingga setelah kembali ke tengah masyarakat mereka dapat hidup mandiri, produktif, dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum,” ujar Kalapas.
Program pembuatan mebel ini merupakan salah satu bentuk pembinaan vokasional yang secara rutin dilaksanakan di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Selain menghasilkan produk yang berkualitas dan bermanfaat, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri serta mempersiapkan proses reintegrasi sosial.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai terus berupaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga mampu menciptakan warga binaan yang terampil, mandiri, dan siap kembali menjadi.
Penulis : Toni Suhendra
( Ketua Tim Investigasi Nasional )





