Pasir Pengaraian – SinarDetektif.Com Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui program pembinaan kemandirian yang produktif dan bernilai ekonomi. Salah satu kegiatan yang saat ini dilaksanakan adalah budidaya jamur tiram yang dikelola langsung oleh warga binaan di lingkungan lapas. Senin (15/06/2026).
Kegiatan budidaya jamur tiram ini menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan, mulai dari perawatan media tanam, pemeliharaan, hingga proses panen. Melalui program tersebut, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga pengalaman berwirausaha yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubsi Kegiatan Kerja, Weddy Suanda Putra, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih produktif dan mandiri.
“Program budidaya jamur tiram ini menjadi salah satu wadah bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain memiliki nilai jual yang cukup baik, budidaya jamur tiram juga relatif mudah dikembangkan dan memiliki peluang pasar yang luas.
Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kerja, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan warga binaan.
Selain sebagai sarana pembinaan kemandirian, kegiatan budidaya jamur tiram ini juga mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada aspek kemandirian pangan melalui pengembangan sektor pertanian di lingkungan Lapas.
Melalui berbagai program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berupaya mewujudkan proses pembinaan yang bermanfaat dan berdampak nyata bagi masa depan warga binaan.
Penulis : Toni Suhendra
( Ketua Tim Investigasi Nasional )





